Cara Mengajarkan Anak Dalam Menyebutkan Alat Kelaminnya

2 Mei 2012



Cara Mengajarkan Anak Dalam Menyebutkan Alat Kelaminnya - Saat si kecil mulai ingin tahu tentang bagian pribadi tubuhnya, bahasa yang tepat untuk menyebutnya terkadang menjadi persoalan. Beberapa orang tua bahkan menggunakan kata-kata yang lucu dan tidak akan menimbulkan pertanyaan lagi dari anak, padahal sesungguhnya salah.

Cara yang tepat untuk mengajarkan balita Anda mengenai bagian pribadinya dan bagaimana harus bereaksi dengan pertanyaan mereka dibahas dibawah ini, seperti yang dirangkum dari Todays Parent.

Gunakan bahasa yang akurat
Stephanie Mitelman, seorang pelatih seksualitas bersertifikasi di McGill and Concordia Universities di Montreal, Kanada mengatakan bahwa anak-anak mulai bisa membedakan jenis kelamin dan alat genital pada usia sekitar tiga tahun. "Anak seumuran ini memiliki jauh lebih banyak pertanyaan dan imajinasi," kata Mitelman.

Oleh sebab itu, penggunaan bahas yang akurat sangatlah penting (penis dan vagina) dan membantu mereka mengenali anatomi tubuhnya. Sehingga kertika si kecil merasakan ada hal tidak enak, dia dapat memberitahukan dengan tepat bagian mana yang sakit, misalnya skrotumnya membengkak.

Dijelaskan Mitelman lagi, menggunakan bahasa yang akurat juga dapat membuka saluran komunikasi yang dilandasi kejujuran. Cara ini juga membuat anak paham bahwa tidak apa-apa untuk berbicara tentang tubuhnya atau tubuh Anda.

Jangan menyepelekan pertanyaan
Mike Evans, seorang pelatih kesehatan dan direktur Health Design Lab di St. Michael’s Hospital, Toronto, mengatakan bahwa mengabaikan pertanyaan mengenai anatomi tubuh anak dan kemudian mengubah topik pembicaraan, merupakan hal yang umum dilakukan orang tua. Tapi pendekatan ini hanya akan menjadi bumerang karena pertanyaan-pertanyaan anak Anda akan terus muncul. "Prioritas pertama orang tua seharusnya adalah menciptakan sebuah skenario dimana anak-anak dapat berbicara jika mereka memiliki masalah atau pertanyaan," jelas Evans.

Tidak pernah ada terlalu dini
Mitelman menyatakan bahwa tidak pernah ada kata terlalu dini untuk percakapan mengenai bagian intim pada anak. "Jika Anda berbicara terlalu banyak, anak-anak akan menganggapnya biasa, namun jika Anda mengatakannya terlalu sedikit, mereka akan mulai mengajukan pertanyaan," kata Mitelaman. "Jika anak Anda sudah dapat membedakan nama salah satu dari kereta Thomas atau karakter Barney, mereka sudah bisa diajak berbicara tentang bagian tubuh mereka," tambahnya.