Tampilkan postingan dengan label Cerita Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Curhat. Tampilkan semua postingan

Cewek Matre Masih Wajar, Cowok Matre ??

17 Juli 2012

cowok matre

Siapa yang tak memerlukan uang di zaman yang serba canggih ini? Semua orang membutuhkan uang pastinya. Namun kebanyakan dari kita lebih sering mengidentikkan uang dengan para perempuan, terlebih lagi adanya ungkapan cewek matre. Cewek matre ini digadang-gadang sebagai “tukang porot”nya seorang laki-laki. Namun tahukah anda bahwa cowok matre pun ada, lho ! Kenyataan beredarnya para laki-laki yang matre tak bisa dipungkiri.
***
Di tahun 2007 lalu, saya pernah berpacaran dengan seorang laki-laki yang tampangnya lumayan. Sebutlah namanya Toni. Cara berpakaiannya pun modis apalagi dia seorang anak band. Tapi transportasinya Cuma sama angkutan kota, itu tak saya permasalahkan. 

Sekali jalan, kami nonton ke bioskop yang ada di salah satu mall. Tiketnya itu memang dia yang bayar. Cemilannya? Saya yang beli. Setelah nonton, kami ke cafe yang ada di luar mall untuk makan siang. Naik angkot, ongkosnya dari mana? Dari saya. Setelah makan, billnya saya juga yang bayar lengkap dengan harga rokoknya. Wow… kali ini tak apalah pikir saya.

Ternyata berikutnya juga saya yang bayar kalau makan berdua, ongkos angkot, rokok bahkan sampai pulsa poselnya pun saya yang isikan. Terakhir dia katanya sedang perlu uang sekitar Rp 150.000,00 dan ia meminta kepada saya. Katanya sih dipinjam selama seminggu. Karena kasihan, saya berikan juga. Namun lewat seminggu dia mulai susah dihubungi.

Bagi saya, berapa pun jumlah uangnya sangat berharga. Karena sudah lewat seminggu, saya cari rumahnya sekaligus saya bawa salah seorang teman saya untuk mengaku-ngaku bahwa itu adalah uangnya kepada keluarganya. 

Salah seorang kakaknya berkata, “kasihan kamu dik, jangan percaya sama adikku itu ya, besok ku kembalikan uangnya, terus kau putuskan aja dia”. Tak mau kalah saya juga bilang, “saya memang mau putusin dia kak, masa’ selama jalan sama dia dari uang makan, pulsa dan rokoknya saya yang belikan?”. Kakaknya itu pun malu dan berjanji untuk mengembalikan uang itu. Dan memang benar uang itu dikembalikan. Setelah itu hubungan kami pun selesai.
***
Buat para perempuan, ada baiknya benar-benar memperhatikan laki-laki a.k.a cowok matre itu supaya tak terburu-buru menerima pernyataan cintanya. Biasanya cowok matre itu :

1. Yang punya kendaraan, dia bakal mau antar jemput
Iya, memang benar kalau punya kendaraan bakal mau antar jemput, tapi bensinnya? Dia bakal nyuruh si cewek yang bayar. Kebetulan teman saya pernah mengalaminya bahkan terlalu sering dibegitukan sama pacarnya.
2. Yang tak punya kendaraan a.k.a Angkoters
Jangankan menjemput, ongkos aja mesti si cewek yang bayarin. Contoh nyatanya yang seperti yang saya alami.
3. Manis di Awal, Pahit di Akhir
Lha,, kok gitu? Emang.. waktu awalnya “nembak”, si cowok ini berkorban sekali, baik dan terkesan tanpa cela. Trik-triknya seperti cowok kebanyakan, super.. perhatian. Udah berhasil dapatin si cewek, mulailah dia morotin. Contohnya ya saya. Pahit kan?
4. Gombal
Ini adalah alasan klise dari semua laki-laki yang mau “nembak” perempuan incarannya. Gombal ini gombal itu. Tak ketinggalan buat si cowok matre ini. Bahkan waktu awal-awal PDKT, biasanya dia rela teleponin si perempuan berjam-jam. Perempuan mana yang “gak klepek-klepek, coba?
5. Penampilan
Tampilannya bagus, gayanya WOW tapi itu baru penampilan luarnya. Ada baiknya buat perempuan yang lagi PDKTan sama laki-laki yang seperti itu, kenali dulu lingkungan dan teman-temannya. Bisa jadi penampilannya itu adalah “dukungan” dari pacarnya sebelum kamu. Makanya, harus cek benar-benar deh.
6. Berani Pinjam Uang
Kalau udah jadian, dia bakal gini : Awalnya bilang, “yank, pinjam uang dong. Aku lagi benar-benar butuh nih. Gak enak kalau pinjam sama teman, sama ortuku juga udah gak berani lagi minta. Pinjam duit kamu ya.. ntar pasti aku balikin”. Karena alasan rasa kasihan dan Cinta dengan royalnya sang perempuan langsung memberikan uang kepada si laki-laki. 

Nah.. kalau si laki-laki sudah begini, si cewek jangan “bodoh” dong.. kejam ya kata-kata saya? Sorry, Cuma saya kesal dengan kaum saya yang bisa diporotin sama si cowok matre ini. Masih pacaran saja sudah bisa morotin. Kalau sudah dengar kata-kata pinjam, berarti kan harus dikembalikan. Segera berikan jeda waktu. Kalau lewat dari waktu yang dijanjikan sekaligus dia tak bisa dihubungi, silahkan cari rumahnya dan bicarakan sama keluarganya. Setelah itu, harus siap-siap putusin cowok yang beginian. ‘gak bisa dipake’ cowok yang begituan.

Saya pribadi memang tak menampik tentang adanya cewek matre ketika banyak diantara teman-teman perempuan saya yang matre. Menyaksikan tingkah cewek matre memang sudah “makanan” sehari-hari bagi saya. Bahkan ada lirik lagu yang bilang cewek matre. ke laut aje.

Walaupun saya tidak setuju dengan adanya cewek matre tapi menjadi perempuan matre rasanya sudah wajar untuk zaman sekarang ini. Bukan berarti perempuan tidak bisa berusaha sendiri dalam kehidupannya. nah.. kalau laki-laki yang matre, apa jadinya? dimana letak tanggung jawabnya sebagai laki-laki yang seharusnya menjadi pelindung kaum perempuan?
Lalu, bagaimana pendapat anda mengenai cowok matre? cowok matre harus kemana? Apa yang ada di pikiran pembaca sekalian tentang cowok matre ini? Pernah bertemu dengan mereka atau malah salah satu dari pembaca laki-laki bertitel cowok matre?

Tulsan dari : Auda Zaschkya
Continue Reading...

"Emangnya Kalo Pacaran Harus ML Yaa"

30 April 2012


ml di kos

Curhat - Nama gw Siska, umur gw sekarang 19th. Dan sekarang masih kuliah di salah satu Universitas di……….. Gw sekarang ngekos, karena ortu gw jauh. Di kos ini gw punya 3 orang temen, dan mereka juga sama satu kampus sama gw. Tempat kos gw cukup jauh dari kampus, dan juga cukup sepi jauh dari keramaian. 

Soal cinta gw ga begitu terlalu me nomor satu kan, karena tujuan gw sekarang mau bener-bener focus untuk kuliah dulu. Kadang merasa iri juga sih, kalo liat temen-temen gw tiap malem minggu keluar sama cowoknya, gw pasti yang ketinggalan sendirian di kos (nasib-nasib). Tiap mau pergi ke kampus sendiri, mau makan sendiri, mau tidur juga sendiri Hahaaakk..

Hampir tiap hari gw jadi tempat curhat, biasalah pasti masalah cowoknya (gw jadi tempat curhat bagi anak2 kos padahal gw ga begitu ngerti tentang cinta). Mereka bertiga (temen kos gw) buka-bukaan masalah cinta mereka, hampir masalah yang ga perlu orang tau mereka cerita. Sampai ketika itu ada salah satu dari mereka curhat masalah yang sangat intim, dia terang-terangan cerita sama gw bahwa dia sering ML sama pacarnya. “Wooww” gw kaget!!  Secara itu adalah masalah kepribadian dia, yang ga perlu orang tau! Gw ga tau dia jujur apa ga, atau hanya keceplosan ngomong.

Gw makin penasaran sama ceritanya, karena gw ga begitu 100% percaya sama omongannya, kalo dilihat dari segi penampilan dan kepribadian dia. Dia orangnya baik, sopan, dan ga terlalu centil2 amat sama cowok. Kebetulan gw satu kamar sama dia, jadi gw hampir semuanya tau lah apa sifat-sifatnya. Dimulailah perbincangan hangat pada malam itu cekidrooooott……

Gw : “Kenapa lo mau ngelakuin itu ?”
? : “Gw ga tau juga, mungkin karena sayang sama pacar gw”
Gw : “Masa karena sayang, lo mau sih ?”
? : “Iya, gw takut dia pergi ninggalin gw”
Gw : “Lo tau ga akibatnya, lo bisa hamil, lo bisa kena penyakit kelamin”
? : “Iya gw tau, tapi gw ga akan melakukan kalau bukan karena cinta”
Gw : “Emangnya apa sih enaknya ?” (pertanyaan agak dalem nih)
? : “Laaah.. lo ga pernah ya ?? Haha, kasian amat sih lo, coba deh sama pacar lu..” (aseeem gw disuruh nyoba2)

Hasil investigasi malem itu gw akhiri, gw masih penasaran dan sampai kebawa mimpi. Yang gw ga percaya, dia orang baiiikk banget ga ada muka-muka cewek nakal. 

Sabtu pagi gw ga ada masuk kuliah, gw putusin mau nginap ditempat tante gw lumayan lah jaraknya dari tempat kos gw. Gw sms temen se kamar gw, “Gw mau nginep tempat tante gw, mungkin sampai senin pagi”

Tante gw pergi keluar kota, yang ada cuman sepupu gw. Gw akhirnya mutusin balik lagi ke kos minggu pagi (sekitar jam 6 an). Pintu pagar kos sudah terbuka (ga kayak biasanya), gw langsung masuk aja. 

Pintu ga dikunci (mungkin temen gw pada jogging), gw liat kamar kos temen gw kosong. Ooppss, pintu kamar gw sedikit terbuka, gw agak sedikit curiga. Pelan-pelan gw ngintip, temen satu kamar gw masih tidur tapi kok kayaknya dia ga sendirian. Ternyata dia sama pacarnya, gw kaget lah.. gw ga berani masuk kamar langsung, takut dia malu. Gw tunggu aja diluar, sampai dia bangun.

Kurang lebih 15menit, pacar dia membuka pintu kamar…dan temen gw juga ikut bangun. Ga ada satu helai benangpun yang menutupi badan mereka. Mereka kaget, waktu liat gw yang sudah nunggu di depan pintu kamar. Gw sih cuek aja langsung masuk kamar (perasaan gw selama ini terjawab sudah).  

Dari pengalaman pertama itu, temen gw sudah ga merasa malu lagi dengan apa yang telah dilakukan mereka. Pacar dia sering nginap di kos an gw, begitu pun sebaliknya. Mereka sudah tidak merasa malu lagi melakukan itu, (dihadapan mata,kaki,hidung,kepala gw sendiri) . . .
Apa yang menjadi curhat gw ini mungkin bisa jadi pembelajaran bagi teman-teman……

Kirim Cerita Curhat kamu 
Bagi Pengalaman apa pun tentang kehidupan kamu di Kolom Curhat
Continue Reading...

Udah Ga Virgin Lagi, Aku Ditinggal Pergi - Cerita Curhat

29 April 2012



Aku umur 22….baru lulus perguruan tinggi.karyawan.
baru putus 2 bulan lalu(namun nyambung lg krn…)…..umur pacaran 2 tahun…umur mantan saya 22 tahun,seuniversitas.juga saat ini sudah bekerja.
ras saya chinese.
dia bali.
pada mulanya saya pacaran denganya tanpa ada perasaan cinta….asal teman2 tahu dia pacar pertama saya.
Dia baik,kreatif,dewasa….setiap sifatnya membuat saya merasa pas dengan saya lalu pelan2 saya mulai mencintainya.

Kami serius….memang pihak orang tua saya masih belum setuju pada awal pacaran…perlahan mereka setuju dan kami makin mantap…kerap kali kami bertengkar masalah prinsip…
tapi saya merasa sangaaat menyayanginya,begitu pula dia.

Dia meminta saya menjadi istrinya…..(saya pacar ke 15 nya,pergaulan bebas dibali juga dianut olehnya…tp saya tidak masalah akan masalalunya) mengenalkan saya pada orang tuanya…saya juga sudah akrab dengan kedua adiknya.
Lalu hubungan suami istri terjadi….kerap kali saya dihantui perasaan bersalah karena hal itu bertentangan dengan agama saya.

Namun saya berpikir “selama saya tidak ganti2 pasangan,dan tidak menjajakan tubuh saya pada yang lain selain dia…paling tidak saya tidak jatuh dalam dosa zinah”.

Saya setia padanya…banyak yang mengajak saya berkenalan…sekedar iseng maupun serius(tidak pernah saya tanggapi)…karena mereka tahu dari kawan2 saya kalau hubungan saya dan pacar tidak direstui salah satu ortu pihak saya (mslh ras agama)…pelan2 restu orang tua sudah keluar namun masih saja dipermasalahkan kadang mengenai ras dan agama…
Hubungan kami makin mantap walau bertengkar itu masih….
msalah utama pertengkaran antara lain :

1.waktu bertemu (dia kost,saya anak rumahan yg agak dipingit)
2.perbedaan agama
3.kasta (dia dari brahmana…sulit jika menikah dgn lain kasta dan ras)
4.sikap…dia sangat easy going sedangkan saya perasa
5.dia perokok,saya anti rokok
namun itu bukan masalah besar pada mulanya, kamu dapat mengantisipasinya selalu….
Sampai waktu saya bekerja disuatu perusahaan yang notabene dia tidak setuju karena disana banyak pekerja pria dan tukang2…dia takut terhadap keamanan saya (dia bkn tipikal org pencemburu).
Tentu sejak bekerja waktu bertemu sangaaat jarang…seminggu sekali…dan tiap ketemu kami kerap burhubungan badan….
saya sangaaat mencintainya…saya sudah mantap denganya.walau tentu ada banya kekurangan pada kami berdua…namun kami selalu saling heal,support dsb.
Saat itu ada konflik diantara kita…karena kondisi di kerjaan membuat saya mudah marah….kami pun lebih sering bertengkar karena hal2 sepele….
tidak pernah bertengkar hebat…
Namun entah mengapa suatu waktu felling saya tidak enak…dia bekerja membantu proyek teman prianya…saat itu dia berkenalan dgn tim kerja temanya….seorang wanita sejurusan namun lbh muda 3 tahun…

wanita ini sedang bermasalah dgn pacarnya…lalu curhat kepada pacara saya……pacar saya juga demikian.
lalu hubungan badan antara mereka terjadi…
(pacar saya mengakui)
saat itu saya kerasa jika pacar saya menjauhi saya pelan2…saya langsung berinisiatif untuk menyelsaikan ganjalan yg menumpuk selama ini…namun dia tak setuju untuk bertemu (karena cewe ini sering menginap di kost pacar saya ternyata)….saya nekad…tanpa janji dan kabar saya ke kost…
ya ampuuun…mirip sinetron pemandangan yg saya lihat…dia nyaris berhubungan badan dgn cewek adik kelas itu,pintu tidak/lupa dikunci….cewe sudah telanjang…pacar saya masih berbusana lengkap…
Saya benar2 kalap dan emosi….saya membanting kursi hingga seisi kost keluar.
cewe itu tanpa merasa bersalah keluar begitu saja sambil merokok di ruang tengah…sedang kan saya menangis meraung2 dan menuntut penjelasan kepada pacar saya…
ternyata dia tertekan terhadap larangan merokok saya.saya terlalu mengatur pola makanya,saya selalu merisaukan masalah perbedaan agama dan kerap kali kita tengkar krn itu,saya jarang bertemu.
sedangkan dari cewek ini dia mendapat apa yg tidak saya punya…waktu yg tiap hari bisa bertemu (cewe ya kost dekat kost pcr saya),stamina sex dan pengalaman cewe ini memuaskan pacar saya,dia fine jika pcr saya merokok,dia fine masalah perbedaan agama.
Waktu itu saya benar2 hancur….namun pacar saya masih sayang dan memberi saya kesempatan memperbaiki hubungan (tepatnya memberi saya kesempatan u/merebut dia balik)…banyak upaya saya lakukan termasuk sex…pertemuan saya seringkan walau harus berbohong….saya bertahan walau dia merokok banyak2 di depan saya…lalu dia luluh…dan kembali kepada saya…namun sikapnya berubah 180′…dia mudah sekali marah dan membentak saya…membandingkan fisik dan skill sex saya dgn cewe itu,sering tidak sms atau membalas sms saya dgn alasan bnyk job,berubah kasar pada saya….sering menampik pelukan atau ciuman saya secara terang2an…..waktu saya sudah mencapai limit saya bilang “km kalo mau mutusin aku ya ayo”

tp dia mengikat saya…dia tidak rela saya pergi…dia juga makin posesif lantaran tahu banyak yg mengajak saya berkenalan.
tapi mengapa kelakuanya seperti itu?
Saya sadar saya bodoh…..namun yang membuat saya takut lepas dari dia adalah saya SUDAH TIDAK PERAWAN….apa ada cowok yang mau sama saya?
mengginggat mereka manusia egois yang tidak mau menerima “cewek bekas”?
Apa ada yang mau dengan saya?andai saya dekat dengan pria setelah pacar saya,bisa kah dia menerima saya?apa dia mau percaya jika saya ini cewek baik2?hanya pernah tidur dengan satu pria?

dan saya tidak hanya sekedar nafsu….saya cinta dan iklas memberikan virgin saya.
saya takuuut sekali…apa cewe seperti saya layak dapat pria baik2?

maka dari itu saya abaikan ajakan kenalan dan kencan buta yg kerap kali teman2 saya rencanakan untuk saya…

saya takut ditolak….selain itu saya juga masiiih sangant sayang pacar saya….
dia kadang masih sering sms adik kelasnya (saya sering cek hpnya diam….dan cowo saya masih memanggil “sayang”)

Jika saya tanya mengapa bgt? dia bilang “perasaan kan ga bisa hilang secepat itu?” iyaaaa saya beri waktu…

Aduuuh apa yang harus saya lakukan…modal saya satu2nya sudah hilang…lalu bagaimana wanita seperti saya bisa dapat pria lain setelah pacar saya?
bagaimana juga saya bisa menghilangkan rasa sayang pada pcr saya?

kirim pengalaman pribadi kamu di "Kolom Curhat"
Continue Reading...

Papa, Mama Rela di Madu Asal

28 April 2012


mama di madu

Curhat - Seorang Suami pada hari itu sedang gembira-gembiranya, Dia sedang ingin menyampaikan kepada istrinya bahwa ada seorang wanita yang siap menjadi istri kedua, dia ingin sekali menyampaikan berita gembira itu pada sang istri.

Dia pulang cepat dari kantor untuk menyampaikan kabar itu. Mendekati mau tidur Sang Suami ragu-ragu ingin menyampaikannya.


Ma, Papa pengen bilang sesuatu pada mama” Kata Sang Suami
Aduh Papa, kok kaya’ malam pertama aja, Apa yang Papa takutkan, Sampaikan aja. Mama akan penuhi keinginan Papa” Jawab Sang Istri sambil bersandar di dada Sang Suaminya.
Papa ingin Mama menerima keputusan Papa” Sang Suami meneruskan kata-katanya sembari termenung.
Soal apa Pa?” jawab istri lembut.
Papa ingin menikah lagi dan ada seorang gadis yang ingin Papa perkenalkan pada Mama besok?” Jawab sang Suami sambil mengecup kening istrinya
Sang istri bangun dari sanderannya.
Aduh Papa, bilang itu aja kok takut banget..Papa…Papa….., Pa. Mama seneng banget dengarnya, Mama sangat setuju dengan keputusan Papa” Jawab Sang Istri sembari mencium pipi suaminya.
Ohya Ma, Mama setuju?” Tanya Suami penasaran.
Udah Deh Pa, Besok kita bahas lagi ya, pokoknya Mama dukung Papa, Bobok Yuk” ajak istri kemudian menarik selimut dan memeluk Sang Suami.
Keesokan Paginya, Sang Suami bangun dari tidur dan mendapati sebuah kertas kecil di dekat kacamatanya “Papa, Mama Rela Kok Dimadu” . Betapa senangnya Sang Suami mendapatkan kertas itu dan bersemangat akan mandi.
Ketika akan Sarapan, Sang Istri sudah menunggu di Meja Makan, tersenyum-senyum manis pada Sang suami yang mendekatinya.
Papa,,,,Sudah baca pesan Mama di Kertas?” Tanya sang istrinya dengan kelembutan. Senyum manis tanpa beban diberikan kepada Sang Suami.
Terima Kasih Ya Ma, Papa sudah baca kok, Papa senang banget. ” jawab Sang Suami sambil menyuap sarapannya pagi itu. Sang Suami menunjukan kertas yang bertuliskan “Pa, Mama Rela Kok Dimadu” kepad istrinya.
Papa baca tulisan dibaliknya ga?’” tanya istrinya. Sang Suami langsung membaca tulisan dibalik kertas itu. “Asal Papa juga Rela Mama Racun!
Sang Suami lunglai berangkat ke kantornya diiriringi senyum manis sang Istri yang mencintainya. Istrinya tertawa sambil menutup pintu menyaksikan cemberut manja sang Suami saat menyetir mobilnya.

Pesannya :
Tidak perlu ribut dalam urusan apapun dalam rumah tangga, nyantai aja. Bahkan Untuk Masalah Sensitif sekalipun. Mari Bicara, Apapun itu. Sampaikan apa adanya pada istri dan sang istri jangan langsung marah-marah jika mendengar berita sesensitif apapun. Nyantai aja….”
Dikirim: 
Adi Supriadi - Kal-Bar
Twitter : @assyarkhan
Fb : adikalbar@gmail.com

Kirim Cerita Curhat mu disini Kolom Curhat
Continue Reading...
 
banner